Sunday, October 4, 2015

Transportasi Publik: Bertemu Banyak Orang

Aku adalah warga Jakarta. Lahir dan besar di sini, makan di tanah dan air Jakarta. Bagiku mereka yang mengaku sebagai warga Jakarta, syaratnya adalah pengguna tranaportasi publik. Jika belum biasa dan tak bisa menggunakan transportasi publik bisa dianggap.bukan warga Jakarta 'sejati". Mengapa? Karena mungkin satu-satunya Kota di Indonesia yang memiliki moda transportasi lengkap hanyalah di Jakarta. Ada bis reguler, bis PPD, ada Transjakrta, Bajaj, Bemo, raksi, ojek, bahkan getek untuk angkutan sungai pun ada, becak masih beroperasi di Jakarta Utara di Semper, juga ada delman. Apa saja ada, termasuk ojek sepeda di Jakarta Kota. Menggunakan moda transportasi publik dapat memberi pengalaman bertemu orang banyak, khususnya transportasi publik yang masif seperti kereta atau bis trans Jakarta. Di sana kita bertemu dengan berbagai tipe manusia. Jika kita mau melihat kadangkala persepsi dan kesan bisa tercipta di sini. Kadangkala pula kesan dan persepsi atas manusia lain yang kita temui dalam moda transportasi publik tergantung suasana batin kita sendiri. Manakala hati kita merasa sedih, mungkin sulit bagi kita untuk menemukan hal-hal lucu atau indah kita temui. Namun ketika hati kita gembira kita dapat mencari hal-hal mengembirakan diantara wajah-wajah yang kita temui.mbira kita dapat mencari hal-hal mengembirakan di antara wajah-wajah yang kita temui. Seperti kemarin rasanya ingin sekali tertawa menyaksikan seorang perempuan muda yang memegang buku duduk& tertidur pulas, disamping kirinya laki-laki muda juga tertidur pulas. Mereka dua penumpang yang tak saling kenal. Nah saya menunggu momen kepala mereka jatuh miring ke arah masing-masing jadi terantuk.Dug! Namun sayang tidak terjadi. Membayangkan berimajinasi kejadian itu saja membuat saya senyum-senyum sendiri.

No comments:

Post a Comment