Tuesday, October 6, 2015

Lemas

Hari ini rasanya lemas. Seperti mabuk alkohol. Ngantuk ingin tidur tapi tak bisa. Semalam tidur larut. Pagi bangun dinihari. Pergi ke pengadilan agama menemani teman baru yang dalam proses cerai. Menunggu nomor antrian dipanggil, kami sarapan pagi. Saat masuk ruang sidang, aku lihat hakim 3 orang dan panitera perempuan. Berkas-berkas menumpuk di meja hakim. Hakim membacakan hasil.mediasi. Tunjangan idah dan sebagainya yang jumlahnya sangat kecil. Sehingga hakim berkata jika anaknya besar tidak usah terpaku pada putusan ini. Bertemu kakak kandung teman baru ini, berceritalah tentang ketertutupan teman baruku ini dimasalalu. Betapa adiknya tertutup dan tak pernag bercerita tentang kelakuan buruk suaminya. Hanya ketika tepat adiknya pergi meninggalkan rumah karna suaminya selingkuh dengan pembantu rumah tangganya baru kakaknya tahu dan mengerti betapa selama.ini sang adik perempuannya pekerja keras mencari nafkah keluarga namun menderita batin. Aku mengantuk, sedikit lega dengan email yang kukirim kemarin. Namun badanku rasanya tidak enak,lemas. Di kantor aku bertemu sahabat,mengajaknya makan bakso. Aku rasa aku butuh dipompa adrenalin dengan yang pedas-pedas. Habis makan bakso aku ke ruangan sohib untuk mengunduh lagu.

No comments:

Post a Comment