Thursday, October 8, 2015
Hidup Berganisasi
Sejak kecil aku sudah suka hidup berorganisasi. Bagiku berorganisasi adalah menjalin kerjasama, berteman dan mengorganisir sesuatu untuk suatu cita-cita atau keinginan yang sama. Itulah sebabnya aku masuk berbagai organisasi mulai dari pramuka sejak SD, senat, dan ekstrakulikuler lainnya. Kelompok olah raga juga kuikuti, sama saja dalam klub juga bergabung dan bekerjasama untuk sehat bersama dan mengalahkan lawan saat pertandingan.
Sekarang aku terlibat dalam dua organisasi besar, Partai Politik dan Komunitas yang menjalankan ajaran leluhur untuk membuktikan kebenaran dan kebangkitan Kebesaran Leluhur.
Banyak orang yang tidak pernah ikut organisasi, dalam arti bergaul dengan kalangan yang memiliki mimpi sama, pada umumnya mereka orang yang memiliki sikap tertutup, tidak terlalu membutuhkan orang lain, dan umumnya mereka dapat mewujudkan mimpi oleh dirinya sendiri, atau keluarganya sendiri.
Sepanjang kehidupan bernegara Indonesia 70 tahun, 32 tahun diisi oleh dokrinasi dan stigmatisasi terhadap partai politik. Partai politik dijauhi, dianggap tak taat pada pemerintah. Deparpolisasi, depolitisasi telah diinternalisasi sebagai suatu yang melekat dengan bangsa Indonesia khususnya kelas menengah atas non aktivis.
Orang-orang lantas menjadi anti partai, anti politik. Politik kotor, partai koruptor. Media massa lebih parah lagi, memberitakan hal yang buruk tentang partai, seakan-akan tidak ada yang baik dari partai.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment