Friday, October 9, 2015
Manusia Mahluk Kongkrit
Manusia itu mahluk yang kongkrit, artinya eksis lahir bathin. Nyata senyata-nyata mahluk. Hal ini karena manusia adalah cermin Sang Pencipta, keturunan langsung Dewa/dewi. Sehingga hal-hal lain bisa kuanggap sebagai setengah kongkrit. Alam kongkrit tetapi dia dalam kendali Sang Hyang bukan dalam kendali dirinya. Pekerjaan kongkrit namun ia lagi-lagi tidak dalam kendali dirinya namun oleh manusia. Artinya semua hal menjadi nyata atau kongkrit ketika sudah berhubungan dengan manusia. Bahkan arcapada/bumi sebelum didiami manusia hanyalah tempat yang dihuni sebagai yang sia-sia, dihuni drubiaksa dan binatang salah cipta.
Maka kekongkritan manusia itu diharapkan dapat menjagi pengatur dan pembawa berkah di bumi. Namun disebabkan fakta ada mahluk lain yang juga kongkrit (lahir batin) tapi memiliki kekuatan perusak manusia harus menghadapi dan mengalahkannya. Mahluk yang lain ini juga melekat pada manusia, utamanya mempengaruhi manusia yang baik keturunan dewa/dewi. Bagaimana manusia dapat mengalahkan kejahatan itulah fungsi manusia menegakkan kekongkritan kekuatan lahir dan bathin. Jiwa dan Raga. Sehingga manakala manusia menempatkan lebih tinggi daripada kemanusiaannya maka ia pun akan menjadi tidak kongkritnlagi. Menempatkan prioritas di laur manusia dan kesejahteraannya hanyalah upaya dari kejahatan didalam.manusia. Ya satu-satu nya mahluk yang senang melihat manusia sengsara dan tidak bahagia adalah penjahat (iblis butho)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment